Belajar dan terus belajar , hingga liang lahat..__^_^__

Just Motivation "Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat (Q.s. al-Mujadalah : 11)"

KEBERHASILAN BANK HALON INDONESIA DI TINGKAT INTERNASIONAL

PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia (GMF) merupakan anak perusahaan GarudaIndonesia, maskapai penerbangan nasional yang bergerak di bidang perawatan dan pemeliharaan pesawat terbang baik milik maskapai Garuda Indonesia sendiri tetapi juga maskapai penerbangan asing. Namun, dibalik tugasnya itu, masih ada lagi tugas penting yang diemban oleh PT. GMF terkait dengan pengelolaan lingkungan, yaitu sebagai Bank Halon Indonesia

Istilah “bank” disini bukan seperti pengertian bank biasa untuk transaksi ekonomi, tetapi bank yang mempunyai fungsi untuk melakukan inventarisasi, menyimpan, mendaur ulang dan menyalurkan kepada yang membutuhkannya. Barang yang disimpan juga bukan berupa uang tetapi gas yang dapat merusak lapisan ozon, yaitu Halon.

Halon adalah salah satu jenis bahan perusak ozon yang termasuk dalam daftar yang US EPA Montreal Protocol Award Untuk PT. GMFharus dihapuskan menurut ketentuan dalam Protokol Montreal, suatu perjanjian internasional yang mengatur mengenai bahan-bahan kimia yang dapat menyebabkan penipisan lapisan ozon. Halon masuk dalam Artikel 2B dan Annex A Group II. Saat ini sudah tidak ada lagi produksi halon di dunia, hal itu yang mendorong dibentuknya Bank Halon untuk mengelola stok halon yang dan masih diperlukan oleh beberapa jenis kegiatan tertentu.

Halon banyak dipakai di lingkungan aviasi sebagai bahan pemadam api yang sangat efektif dalam memadamkan kebakaran dan tidak meninggalkan residu. Untuk keperluan pemadam api secara umum, halon sudah dilarang untuk digunakan kecuali kondisi darurat pemadaman kebakaran. Namun, masih ada beberapa kegiatan yang masih menggunakan halon karena belum mendapatkan bahan alternatif yang sesuai dengan kebutuhannya dan efektif sebagaimana halon, contohnya militer, industri petrokimia, pertambangan minyak dan gas dan beberapa jenis kegiatan lain. Sektor kegiatan ini disebut sebagai sektor kegiatan “Critical Uses” dan masih diperbolehkan menggunakan halon setelah mendapatkan ijin dari Kementerian Lingkungan Hidup.

Indonesia sendiri sudah melarang impor halon sejak tahun 1998, dan untuk mengelola stok halon, KLH sudah menunjuk PT. GMF sebagai Bank Halon Indonesia yang berfungsi sebagai pengelola halon di Indonesia. Bank Halon Indonesia dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk mendaur ulang halon yang nantinya dapat disalurkan kepada sektor kegiatan “Critical Uses”. Bank Halon Indonesia sudah melakukan identifikasi kepemilikan halon di Indonesia di berbagai sektor kegiatan. Saat ini Bank Halon Indonesia telah mengumpulkan kurang lebih 30.000 kilogram halon jenis 1211 dan 1301. Stok halon inilah yang dikelola dan didaur ulang untuk memenuhi kebutuhan “Critical Uses” di Indonesia.

Bank Halon Indonesia dijadikan contoh oleh United Nation for Environmental Programme (UNEP) kepada negara-negara lain sebagai unit kerja yang berhasil dalam mengelola halon. Bank Halon Indonesia juga sering menerima kunjungan dari berbagai pihak yang ingin belajar tentang pengalaman mengelola halon, seperti contohnya kunjungan dari perwakilan organisasi militer dan Unit Ozon Sri Lanka dan India yang mengunjungi PT. GMF dan Bank Halon untuk belajar tentang pengelolaan halon dan berdiskusi tentang penghapusan halon di sektor militer.

Sebagai bentuk penghargaan karena telah mendukung upaya perlindungan lingkungan dan penghapusan bahan perusak ozon, maka Badan Lingkungan Amerika Serikat (US EPA) menganugerahkan penghargaan US EPA Montreal Protocol Award kepada PT. GMF selaku pengelola Bank Halon Indonesia untuk kategori Corporate Awardees. Penghargaan diserahkan di Washington DC, Amerika Serikat pada tanggal 23 September 2010 dan diterima oleh Direktur Utama PT. GMF, Richard Budihadianto.

PT. GMF dan Bank Halon Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah dalam perlindungan lapisan ozon dan penghapusan bahan perusak. Hal ini juga merupakan salah satu bentuk upaya dalam mendukung PT. Garuda Indonesia untuk menjadi perusahaan nasional yang tidak hanya berperan dalam sektor transportasi udara tetapi juga dalam hal pengelolaan lingkungan hidu

Iklan

Single Post Navigation

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: