Belajar dan terus belajar , hingga liang lahat..__^_^__

Just Motivation "Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat (Q.s. al-Mujadalah : 11)"

Komponen sistem informasi

Sistem informasi sebagai suatu bentuk sistem tentu saja memiliki komponen-komponen yang saling terkait satu sama lain secara terpadu atau terintegrasi untuk mencapai tujuan atau sasaran yang telah ditentukan. John Burch dan Gary Grudnitski menyebut komponen-komponen sistem informasi ini sebagai blok bangunan (building block) yang terdiri dari :

a. Blok Masukan (Input Block) Blok masukan berhubungan dengan hal-hal yang terkait dengan input yang dimasukkan ke dalam sistem yang dapat transaksi-transaksi, data-data, ataupun database-database. Data dapat dimasukan ke dalam sistem dengan menggunakan dua (2) metode, yaitu Batch dan Direct. Metode batch mengandung arti bahwa data yang dimasukkan dikumpulkan terlebuh dahulu kemudian diinput-kan. Dalam metode direct, data dapat diinput secara langsung tanpa perlu dikumpulkan terlebih dahulu.

b. Blok Model (Model Block) Blok model merupakan gabungan prosedur logika dan model matematik yang akan memanipulasi data input sehingga menghasilkan keluaran berupa informasi.

c. Blok Keluaran (output Block) Blok keluaran berkaitan dengan keluaran (output) yang dihasilkan dari proses manipulasi masukan berupa informasi yang berkulitas yang diharapkan dapat membantu penerima dalam mengambil keputusan serta dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen dan semua pemakai sistem. Keluaran suatu sistem dapat berupa tabel ataupun grafik

d. Blok Teknologi (Technology Block) Blok teknologi ini berhubungan dengan teknologi yang digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan keluaran dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan. Blok ini terdiri dari perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware).

e. Blok Basis Data (Database Block) Basis data merupakan kumpulan data yang saling berhubungan satu sama lain. Basisdata ini tersimpan dalam perangkat komputer dan dipergunakan perangkat lunak (software) untuk memanipulasi data tersebut. f. Blok Kendali (control block) Blok ini berfungsi untuk menghindari dan mengantisipasi terjadinya kesalahan dan penyimpanan dalam pelaksanaan sistem sehingga sistem dapat berjalan sesuai dengan yang diinginkan.

Iklan

Single Post Navigation

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: