Komponen sistem informasi

15 06 2011

Sistem informasi sebagai suatu bentuk sistem tentu saja memiliki komponen-komponen yang saling terkait satu sama lain secara terpadu atau terintegrasi untuk mencapai tujuan atau sasaran yang telah ditentukan. John Burch dan Gary Grudnitski menyebut komponen-komponen sistem informasi ini sebagai blok bangunan (building block) yang terdiri dari :

a. Blok Masukan (Input Block) Blok masukan berhubungan dengan hal-hal yang terkait dengan input yang dimasukkan ke dalam sistem yang dapat transaksi-transaksi, data-data, ataupun database-database. Data dapat dimasukan ke dalam sistem dengan menggunakan dua (2) metode, yaitu Batch dan Direct. Metode batch mengandung arti bahwa data yang dimasukkan dikumpulkan terlebuh dahulu kemudian diinput-kan. Dalam metode direct, data dapat diinput secara langsung tanpa perlu dikumpulkan terlebih dahulu.

b. Blok Model (Model Block) Blok model merupakan gabungan prosedur logika dan model matematik yang akan memanipulasi data input sehingga menghasilkan keluaran berupa informasi.

c. Blok Keluaran (output Block) Blok keluaran berkaitan dengan keluaran (output) yang dihasilkan dari proses manipulasi masukan berupa informasi yang berkulitas yang diharapkan dapat membantu penerima dalam mengambil keputusan serta dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen dan semua pemakai sistem. Keluaran suatu sistem dapat berupa tabel ataupun grafik

d. Blok Teknologi (Technology Block) Blok teknologi ini berhubungan dengan teknologi yang digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan keluaran dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan. Blok ini terdiri dari perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware).

e. Blok Basis Data (Database Block) Basis data merupakan kumpulan data yang saling berhubungan satu sama lain. Basisdata ini tersimpan dalam perangkat komputer dan dipergunakan perangkat lunak (software) untuk memanipulasi data tersebut. f. Blok Kendali (control block) Blok ini berfungsi untuk menghindari dan mengantisipasi terjadinya kesalahan dan penyimpanan dalam pelaksanaan sistem sehingga sistem dapat berjalan sesuai dengan yang diinginkan.


Tindakan

Information

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.